Rekreasi Bersepeda dan Berfoto di Taman

Rekreasi Bersepeda dan Berfoto di Taman
Diskusi Jakarta Workshop

Minggu, 8 Desember 2019, ‘Ayo Ke Taman’ melakukan ‘Ngobrol Bareng di Taman (NOBITA)’ di Lapangan Banteng bersama komunitas ID-Dahon dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta, bekerja sama dengan Greeners.co.  Bagi pesepeda taman merupakan tempat yang menarik untuk ditelusuri dan tentunya dijadikan tempat berkegiatan. Taman bukan sekedar tempat berkumpul, tetapi juga bisa untuk menikmati keanekaragaman hayati yang hidup di taman tersebut.


Banyak pesepeda dalam komunitas ID-Dahon kurang mengetahui informasi dan lokasi taman di Jakarta, yang berjumlah lebih 1000 taman, berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Ke depan, kegiatan jelajah bersepeda dari taman ke taman dapat dilakukan sebagai alternatif rekreasi akhir pekan. Selain mengharapkan adanya jalur penghubung antar taman, pesepeda mengungkapkan perlunya fasilitas isi ulang air di taman sebagai tempat pemberhentian strategis saat bersepeda.

Selain bermain, kegiatan yang banyak dilakukan di taman adalah berfoto, untuk merekam suasana atau momen di taman tersebut atau sekedar merekam ekspresi diri. Berbagai genre fotografi, diantaranya human interest, portrait, landscape, wildlife, macro, sport, dapat menjadi pilihan kita mengabadikan sebuah momen yang diambil.

Menurut Kak Dharma Wijayanto dari PFI Jakarta, berbagai momen di taman merupakan salah satu objek yang melimpah untuk pendekatan fotografi human interest.  Human interest, genre fotografi yang merepresentasikan kedekatan kita terhadap objek yang difoto, membutuhkan proses ‘pengenalan’ terhadap objek, bahkan pada hal tertentu membutuhkan pendekatan emosional. Fotografi human interest dapat mengcapture ekspresi atau kekuatan objek, yang membuat sebuah foto berbicara sekaligus bermakna.
Human interest bukan hanya terkait manusia, bisa juga dengan hewan. Contoh mengambil foto di Taman Lapangan Banteng, merekam ikon patung dengan matahari sebagai latar belakangnya. Di taman, dapat juga mengambil foto refleksi, foto keceriaan, atau foto detail atau simbol yang menyampaikan pesan tertentu.

Di akhir obrolan, para peserta diberikan kesempatan mengeksplorasi Taman Lapangan Banteng, merekam momen dalam bentuk foto, untuk mempraktekkan bagaimana menghasilkan foto yang baik.